FRieND CLUSTERING ????

Istilah baru ni yang aku buat sendiriπŸ˜›
Sebelumnya aku harap teman-teman tidak ada yang mematenkannya *ngareeep
Dan pertanyaan pertama ku ” Adakah teman-teman memiliki sifat ini ?”
Sebelum temen-temen pada ngaku, lebih baik aku ngaku duluan. *mengancungkan tangan-tinggi

Istilah friend clustering berasal dari bahasa inggris yang terdiri dari friend yang berarti teman dan clustering yang berarti pengelompokan. Istilah ini juga baru terpikirkan tadi siang ketika aku sedang duduk manis mendengarkan kuliah AI (artificial Intelligence). arti sebenarnya dari Friend clustering adalah memperlakukan teman secara berbeda satu sama lain, perbedaan ini berdasarkan tingkat kedekatan dan tingkat kedekatan dapat diukur dari lamanya waktu berteman.
Karena seblumnya diriku belum melakukan observasi dan wawancara ke berbagai pihak sederajat jadi saya kurang tau apakan sifat ini adalah umum dilmiliki atau sebuah kekhususan tersendiri alias aneh bin ajaib.
Tapi sumpeh deh,,, kadang terasa banget perbedaannya, yang mendasari semua itu adalah kedekatan kita sama tuh orang. aku punya temen yang kalo aku minta dia deskripsiin aku dia bisa bilang aku itu cerewet, aneh, manja. Tapi aku juga punya temmemn yang nganggep aku ini alim, baik, n pendiam.
So…aku ini apa. Jawabannya tergantung malem ato siang ni??? hehehe
bukan deng, tergantung siapa-yang ama-siapa ?
Fc (singkatan Friend Clustering *biar keren) juga bukan berarti kita ngebeda-bedaain temen lho… ini emang dah kebawa secara alamiah dari sono nye… FC bisa timbul berdsarkan kenyamanan kita berteman dengan seseorang. Karena menurut teoriku semakin lama kita berteman dengan seseorang semakin tau kita dengan sifat mesing-masing, semakin kita nyaman dengan mereka (*tapi kalo ternyata gag cocok mungkin agak melonggarkan pertemanan karena mungkin dia bukan jodeoh teman kita). Jadi kalo kita berteman sama seseorang yang memiliki tingkat kenyamanan tinggi kita akan mengeluarkan seluruh potensi yang kita miliki, kadang emang kagak sopan keliatannya tapi “Bodo amat, die kan sohib gue. Semua rahasia, kita tanggung bersama” Dari mulai cara ketawa yang gag lazim, kebiasaan tidur yang sporadis, pokoknya kebiasaan-kebiasaan planet yang lain. Tapi karena kita dah deket jadi kita bisa memakluminya dan mengerti kehidupan yang dijalanni yang membuatnya seperti itu *wkwkwk. dan kalo tuh kebiasaan dah kelewat jalur dari norma-norma pertemanan yang berlaku, kita gag bakal ragu-ragu untuk protes, dengan begitu timbulah simbiosis mutualisme. Karena bukan berarti kebiasaan itu gag bisa diubah kan??? Karena teman yang baik adalah teman yang punya persepsi baik tentang temannya dan tak segan memperbaiki kelakuan temannya serta tidak hanya menerima dan menampung kritik dan saran tapi juga menjalankannya dengan sepenuh hati demi untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain *ini menurutku yaaaa.

Mungkin FC itu lazim dimiliki, tapi mungkin juga tidak. Intinya, ternyata kita gag bisa nilai seseorang secara tepat ketika kita tidak dekat dengannya, karena mungkin yang kita kenal itu bukan dia seutuhnya. So,,jangan asal menilai orang kalo belum mengerti dia. Okeyy ^^ *it’s just my opinion

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s