My DNA Love’s -by Sienta Sasika Novel

My DNA love's

“Jangan hanya  melihat CINTA diujung samudra sana, tapi CINTA di depan mata dicuekin”

Begitulah tagline yang ada di cover novel ini.

Novel ini baru aja aku beli, biasanya novel yang baru aku beli akan bertahan sekitar berminggu-minggu di rak buku sebelum aku membacanya. Tapi tidak untuk novel ini, karena ceritanya ringan dan gag ngebosenin,serta  percakapan yang polos dan lucu, aku menghabiskan novel ini hanya dalam waktu kurang lebih 4-5 jam.

Novel ini menceritakan kisah pernikahan yang terjadi karena perjodohan orang tua. Seorang Sienta -23 tahun- dan Bintang -30 tahun-,

Sienta : Gadis muda yang   berprestasi dan pintar.
Bintang : Cowok yang   hidupnya tidak jelas dan tidak karuan, disini digambarkan dia seorang vocalis   yang sering ke pub untuk manggung, terlebih dia suka banget merokok.

Yang satu menganggap “gila yah gue masa musti nikah sama aki-aki”

Dan yang satu lagi menganggap “gue harus nikah sama anak ingusan ?”

Namun pernikahan tetap terjadi, bahkan begitu cepat. Walaupun pada awalnya sempat ada penolakan dari keduanya.

-Honey Moon-

Malam pertama, berantem, berebut kasur. Akhirnya sienta yang kalah dan harus merelakan kasur untuk tidur diatas kursi.

Hari berikutnya mereka bertemu dengan seorang pengganggu bernama Andrea, seseorang yang sudah lama menyukai bintang, dan dengan alasan ini pula dia datang ke tempat honeymoon mereka. Namun karena perempuan yang memang sudah ditolak bintang dari awal inilah, dia berpura-pura mesra dengan sienta. Pura-pura baik, pura-pura perhatian, pura-pura nyium dan meluk sienta didepan Andrea. Sienta sampai gerah dibuatnya..

“Hei ” Sinta langsung menunjuk hidung Bintang

“Apa ?” tanya Bintang cuek

“Ngapain tadi ?” menunjuk bibir Bintang dan menempelkan telunjuk ke pipinya sendiri

“Cium”

“Iya itu apa maksudnya cium-cium”

“Lho emangnya kenapa, kan lu istri gue ! Nggak boleh ?”

“nggak nggak nggak NGGAK BOLEH!”

-Kemabli dari HoneyMoon-

Kehidupan mereka sepulang dari honeyMoon pun gag jauh beda. Sepanjang hari mereka beradu mulut, kadang rebutan makanan, rebutan remote TV, rebutan kasur, tarik-tarikan selimut, rebutan bantal, dorong-dorongan, rebutan kamar mandi, ejek-ejekan.Namun tidak mulu-mulu mereka berantem, kerena Bintang yang merasa punya mainan baru sesekali menggoda Sienta, hingga Sienta takut dibuatnya.

Namun dibagian ini juga hadir orang keempat dikehidupan pernikahan mereka. Billy, pria baik yang menyukai Sienta dan jika sienta bisa memilih pastinya Billy lah yang akan dipilihnya. Hingga ada sedikit rasa kesel didiri Bintang karenanya. Billy yang manis, yang sangat baik kepada Sienta, tidak seperti Bintang yang rese banget.

Namun seperti banyak perkataan “Cinta hadir karena Biasa”. Yup, karena biasa bersama maka benih-benih cintapun muncul. Disuatu waktu Sienta mengurus Bintang yang sakit, dia merelakan tidak bekerja demi menjaga suaminya, suami yang tiba-tiba menjadi sangat manja dan tidak ingin sedikitpun jauh dari Sienta. Dan karena kabaikan ini Bintang datang ketempat Sienta bekerja, menjemput Sienta. Bintang membawa Sienta ketempat favorite nya, tempat yang indah di kota Bandung. Dan dimulailah hari-hari penuh cinta. Mereka menjadi sangat akur, tidak ada lagi berantem, maki-makian, yang ada hanya kata-kata “sayang” yang diucapkan untuk memanggil satu sama lainnya.

-Perpisahan dan pertemuan-

Hampir di akhir cerita, muncul kembali permsalahan, disaat kehidupan mereka sudah sangat Bahagia. Datang pihak lain, yang diceritakan sebagai orang yang sangat dicintai Bintang dari dulu, Lia. Dia datang mengahncurkan kehidupan pernikahan mereka, membuat kesalahpahaman diantara keduanya. Sehingga Sienta memutuskan untuk meninggalkan Bientang dikala Bintang sedang terbaring di Rumah Sakit. Dia memutuskan pergi ke Barcelona.

Namun diakhir cerita, semua kesalahpahaman itu terungkap, dimana Bintang hadir di Barcelona, untuk mengejar cintanya, Sienta. Menceritakan betapa dia takut kehilangan Sienta,,

“Aku takut kehilangan kamu” Bintang memeluk Sineta dengan erat.

“Takut “.

TAMAT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s